Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
goldstein12gallegos:   Followers: 0 ; Following: 0


Ini Langkah Menyelenggarakan Aqiqah Secara Agama Islam



Aqiqah itu bermanfaat memutus & melubangi, serta ada juga yang menunjukkan bahwa akikah adalah nama bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, serta dikatakan pula bahwa akikah merupakan sabut yang diboyong si bayi ketika real. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menerima bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk keturunan yang segar lahir. Pengatur kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah ataupun Al-'Iqqah memiliki arti adalah sabut makhluk yang baru dilahirkan, baik khalayak atau satwa. Dinamai agaknya daripadanya binatang yang disembelih untuk keturunan yang pertama lahir pada hari keseminggunya.

1. Pendek Hukumnya
Aqiqah hukumnya ialah sunnah muakkad, sekalipun orang tua dalam bentuk sulit. Aqiqah dilakukan oleh Rasulullah saw. dan karet sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru lahir.

1. Nabi saw. berkata:
“Setiap balita tergadai secara aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur & diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Putra Majah no. 3165 dll dari sekutu Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini pada kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan memberitahukan:
Bahwa Nabi saw. meng-aqiqahkan Hasan serta Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. Dan dari Salman bin Amir Ash-Dhabiey, bahwa Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, serta hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. domba aqiqah bandung Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak bersama aqiqahnya, jadi sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Serbuk Daud
Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan tersebut agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki & seekor kibas untuk balita perempuan.

6. Hadits hal Malik & Ahmad
Fatimah Binti Rasulullah SAW (setelah melahirkan Lembut dan Husain) mencukur sabut Hasan dan Husain kemudian ia menzakatkan dengan argentum seberat timpalan rambutnya.

tujuh. Hadits tambo Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah mengenai anaknya patut dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua upaya kambing yang sama umurnya dan untuk bani perempuan seekor kambing.

dua. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki serta Anak Cewek
Yang afdhal untuk bani disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang serupa dan umurnya bersamaan. Dan untuk bujang perempuan 1 ekor.
Dari Ummu Karz Al-Ka'biyah berkata: Aku tahu mendengar Nabi saw. menitahkan:

" Untuk anak laki-laki dua ekor kibas yang mirip, dan untuk anak cewek satu sudut. " Dan dibolehkan wahid ekor kambing untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah meninggalkan yang demikian untuk Rancak dan Husain r. a., seperti di dalam hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah asalkan salah seorang diantara kami mempunyai keturunan, ia menggorok kambing serta melumuri kepalanya dengan kebiasaan kambing ini. Maka setelah Allah menghadirkan islam, kami menyembelih kambing, mencukur ataupun menggundul kepala si momongan dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Pelerai demam Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang orang pada tanda jahiliyah apabila mereka beraqiqah untuk seorang bayi, itu melumuri kapas dengan sundut aqiqah, dan kemudian ketika mencukur rambut si bayi tersebut melumurkan saat kepalanya’. Jadi Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah itu dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Waktu Penyembelihan

1. Jika mengizinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Apabila tidak, jadi pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih bukan memungkinkan, dipastikan pada hari ke-21 mulai hari kelahirannya. Jika tetap tidak memungkinkan maka di kapan sekadar. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, serta pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Selanjutnya:
- Memberi anak identitas
- Memotong rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Mengenai syarat satwa kambing yang dapat jadi aqiqoh ini sama beserta syarat hewan qurban (kurban) sbb:
- Kambing: tertib berusia 1 (satu) tahun dan merembes usia (dua) tahun.
- Domba: siap berusia 6 (enam) hari dan merembes bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak boleh ada warga badan hewan yang kekufuran.
- Dagingnya tidak mahir dijual.

4. Bersamaan Antara Qurban dan Aqiqah.
Mulai sini muncul pertanyaan, ialah bolehkah menggabungkan niat aqiqah dan persembahan? Bila sesuatu itu diperbolehkan apakah dengan otomatis kurban yang dikerjakan sekaligus bisa menggugurkan permintaan akikah? Menyerempet hal ini ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekaligus diniatkan aqiqah dan meruntuhkan anjurannya. Ide ini adalah opsi yang disampaikan oleh Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari kalangan tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qatadah, sepakat dengan amatan ini. Meronce berargumentasi, intisari kedua ibadah sama, ialah mendekatkan diri kepada Yang mahakuasa swt. dengan perantara nabi sembelihan fauna. Keduanya bisa saling melengkapi dan mengisi. Kasus hukumnya sama tatkala shalat tetap di Masjid disertai secara niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mengalokasikan opsi itu.

Kedua ibadah itu tidak boleh disatukan dan gak bisa menggugurkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat itu disampaikan sebab Mazhab Maliki, Syafi’i, serta salah satu riwayat Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan persembahan memiliki tumpuan yang berbeda. Maka ini, satu setara lain tidak boleh digabung. Latar belakang dan motif di balik kesunnahan kedua ibadah ini pun berseberangan. Jadi, kurang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang formal di haji tamattu' & denda yang berlaku di dalam fidyah.

Post by goldstein12gallegos (2017-01-12 20:45)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2018 - postbit.com